المشاركات

Jihan Fahira Ungkap Kebanggaannya Bergabung dalam Program Sekolah Laboratorium Pancasila

Jihan Fahira Bangga Gabung Program Sekolah Laboratorium Pancasila

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Barat, Jihan Fahira, mengungkapkan rasa bangganya dapat bergabung dalam program Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP), sebuah inisiatif pendidikan yang digagas oleh Hamry Gusman Zakaria.

Menurut Jihan, program ini memiliki nilai penting bagi dunia pendidikan Indonesia, terutama karena sudah lama para siswa tidak mendapatkan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) seperti pada masa lalu.

“Saya benar-benar bangga bisa ikut berpartisipasi di program ini, meskipun bukan saya pendirinya. Tapi dari hati saya, saya mendukung penuh karena saat ini kita kehilangan pelajaran PMP yang dulu membentuk karakter bangsa,” ujar Jihan dalam podcast EdShareOn bersama Eddy Wijaya, Rabu (29/10/2025).

Aktris asal Bogor, kelahiran 6 Januari 1978 itu, menjelaskan bahwa kehadiran SLP menjadi tambahan penting bagi dunia pendidikan, tidak hanya untuk siswa tetapi juga bagi para guru.

“Sekolah Laboratorium Pancasila bukan hanya diperuntukkan bagi murid, tapi juga guru. Banyak pengajar yang belum memahami secara mendalam makna nilai-nilai Pancasila. Padahal, setiap hari kita menjalankan nilai itu dalam kehidupan, mulai dari berdoa hingga beribadah, semua itu adalah bagian dari sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Jihan menilai, hilangnya mata pelajaran PMP berdampak besar terhadap perilaku generasi muda saat ini. Ia menyoroti krisis moral yang muncul di kalangan pelajar, termasuk menurunnya rasa hormat terhadap guru dan orang tua.

“Sekarang ini saya lihat banyak anak yang kehilangan sopan santun. Coba lihat berita-berita viral, murid bisa bersikap tidak sopan pada gurunya. Dulu hal seperti itu hampir tidak pernah terjadi,” ungkap ibu empat anak tersebut.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar agar SLP bisa diterapkan secara luas di sekolah-sekolah.

“Saat ini SLP memang baru berjalan sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Saya berharap ke depan bisa disosialisasikan lebih luas dan mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” kata Jihan.

Menurutnya, pendidikan seharusnya tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk budi pekerti dan karakter bangsa. “Kita lihat sekarang banyak kasus bullying, anak sekolah merokok, bahkan guru sampai takut. Ini tanda pendidikan moral harus diperkuat lagi,” tambahnya.

Program Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) sendiri merupakan gagasan dari Hamry Gusman Zakaria, seorang motivator nasional sekaligus dosen di Lemhannas RI. Program ini berfokus pada pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai Pancasila di jenjang SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.

Program tersebut juga telah diuji coba di beberapa sekolah, salah satunya di SMP Negeri 8 Johar Baru, Jakarta Pusat, dengan hasil yang dinilai positif dalam peningkatan sikap dan karakter siswa.

إرسال تعليق

NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...